| November 2010, terjadi inflasi sebesar 0,53 persen Pada bulan November 2010 secara umum IHK ota Bekasi menunjukkan adanya kenaikan. Berdasarkan hasil pemantauan BPS di Kota Bekasi dan penghitungan dengan menggunakan tahun dasar baru 2007 = 100), pada bulan November 2010 terjadi inflasi sebesar 0,53 persen, atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 122,03 pada bulan Oktober 2010 menjadi 122,68 pada bulan November 2010. Laju inflasi tahun kalender 2010 (Perbandingan Desember 2009 terhadap November 2010) sebesar 6,79 persen dan laju inflasi “year on year” (Nopember 2010 terhadap Nopember 2009) sebesar 6,97 persen. Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh kenaikan indeks pada kelompok barang dan jasa. Semua kelompok pengeluaran mengalami inflasi, kecuali kelompok pengeluaran pendidikan, rekreasi dan olahraga tidak mengalami perubahan IHK. Kelompok bahan makanan mengalami inflasi sebesar 1,45 persen; Kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,15 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,11 persen; kelompok sandang sebesar 1,59 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,24 persen; dan kelompok transport, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,10 persen. PERBANDINGAN TUJUH KOTA DI JAWA BARAT Tujuh kota pantauan di Jawa Barat, seluruhnya mengalami inflasi. Inflasi tertinggi dialami oleh Kota Depok sebesar 1,08 persen, diikuti oleh kota Cirebon sebesar 0,79 persen, Kota Tasikmalaya 0,73 persen, Kota Bogor sebesar 0,72 persen, Kota Bandung 0,54 persen, Kota Bekasi 0,53 persen dan terendah di Kota Sukabumi 0,21 persen. NASIONAL Perkembangan harga berbagai komoditas pada bulan November 2010 secara umum menunjukkan adanya kenaikan. Berdasarkan hasil pemantauan BPS di 66 kota IHK pada bulan November 2010 terjadi inflasi sebesar 0,60 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 124,03. Dari 66 kota IHK, 61 kota mengalami inflasi dan 5 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Lhokseumawe 2,64 persen dengan IHK 124,73 dan terendah terjadi di Probolinggo 0,06 persen dengan IHK 127,33. Sedangkan deflasi tertinggi terjadi di Maumere 0,29 persen dengan IHK 135,23 dan terendah terjadi di Balikpapan 0,04 persen dengan IHK 126,39. Laju inflasi tahun kalender (Januari-November) 2010 sebesar 5,98 persen dan laju inflasi year on year (November 2010 terhadap November 2009) sebesar 6,33 persen. sumber : badan pusat statistik kota bekasi |
Semua Orang pada dasarnya boleh bicara, boleh berpendapat, boleh berkreasi, Karena itu jangan sia-siakan Diri anda dengan hanya mendengar, menangguk,diam,dan melamun...
Rabu, 22 Desember 2010
Perkembangan Indeks Harga Konsumen/Inflasi Kota Bekasi Bulan Desember 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar